Pemprov Kalbar Perkuat Komitmen Perlindungan Sosial dan Pembinaan Karakter Anak Yatim Piatu serta Santri

Pontianakterek.com, PONTER – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menegaskan komitmennya yang lebih kuat terhadap upaya perlindungan sosial dan pembinaan karakter generasi muda, dengan fokus khusus pada anak yatim piatu dan santri. Kelompok ini dinilai membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk membangun masa depan yang lebih baik, sebagai bagian dari upaya holistik membangun Kalbar yang maju secara fisik, sekaligus kuat secara spiritual dan sosial.

Dalam kegiatan silaturahim yang menghimpun seribu anak yatim dan santri dari berbagai daerah di Kalbar, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan bahwa anak-anak ini perlu dijaga, didampingi, dan didoakan bersama. Acara yang berlangsung di Pontianak pada hari Sabtu ini menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan moral dan spiritual, sekaligus mencerminkan kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan mereka.

Menurut Gubernur Norsan, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi, melainkan juga menyasar aspek sosial serta pembentukan karakter masyarakat sejak dini. Anak yatim piatu dan santri, katanya, merupakan bagian integral dari generasi penerus yang patut mendapatkan perhatian serius – tidak hanya dalam pendidikan formal, tetapi juga pembinaan mental dan keagamaan yang komprehensif. Investasi pada kelompok ini dipercaya sebagai kunci menciptakan masyarakat yang berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi.

Pemprov Kalbar berkomitmen untuk terus mengembangkan program sosial yang relevan dan efektif, memastikan anak-anak dari kelompok rentan tetap mendapatkan akses penuh terhadap pembinaan dan kesempatan berkembang, selaras dengan visi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Momen menjelang Ramadhan dinilai tepat untuk mempererat tali kepedulian sosial. Gubernur Norsan menekankan pentingnya menumbuhkan nilai-nilai empati, kebersamaan, dan kepedulian, dengan kegiatan silaturahim ini sebagai sarana memupuk nilai-nilai tersebut di kalangan anak-anak. Ia juga mengajak para santri dan anak yatim untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan meningkatkan ibadah dan semangat belajar, harapannya mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik dan berdaya saing kuat, dengan pembinaan spiritual sebagai fondasi karakter yang tangguh. (Dyg)
Penulis: Tim IT Ponter
Editor: Tim IT Ponter







