PONTIANAKTEREK.COM, Pontianak – Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kembali menyelenggarakan agenda tahunan bergengsi, yakni Lomba Debat Hukum ke-XVI. Acara yang berlangsung selama dua hari, pada 18 hingga 19 April 2026, ini digelar di Gedung Kuliah Bersama B dan lingkungan Fakultas Hukum Untan, berhasil mempertemukan mahasiswa hukum terbaik dari berbagai perguruan tinggi se-Kalimantan Barat.
Mengusung tema besar “Peran Generasi Muda dalam Menguatkan Supremasi Hukum Guna Mengakselerasikan Keadilan Inklusif di Era Disrupsi”, kegiatan ini dibuka dan ditutup secara resmi oleh Koordinator Program Studi Sarjana Hukum FH Untan, Evi Purwanti, S.H., LL.M. Turut hadir memberikan dukungan dan menjadi narasumber penting, perwakilan dari Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, AKBP Luki Fardiansyah, S.H., serta perwakilan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, I Wayan Gedin Arianta, S.H., M.H.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandakan pentingnya sinergi antara dunia akademis dengan penegak hukum dalam mencetak generasi yang paham akan tatanan hukum negara.
Lomba debat ini bukan sekadar ajang adu argumentasi, melainkan menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan logis. Dalam kompetisi ini, para peserta dituntut untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu melihat realitas hukum yang berlaku di masyarakat, terutama di tengah tantangan era disrupsi teknologi dan informasi yang semakin kompleks.
Selama kompetisi berlangsung, terlihat antusiasme dan kualitas intelektual yang tinggi dari seluruh peserta. Mereka mengangkat berbagai isu hukum aktual yang relevan dengan kondisi saat ini. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan oleh dewan juri yang kompeten, dengan menilai aspek kekuatan argumen, ketepatan landasan hukum, hingga teknik penyampaian yang persuasif.
Kompetisi berjalan sangat ketat dan memunculkan nama-nama terbaik yang menunjukkan kualitas debat yang luar biasa. Pada malam penutupan, diumumkan bahwa gelar Best Speaker berhasil diraih oleh Amaninda Jihan Nabila yang merupakan perwakilan dari Universitas Tanjungpura (Tim Imam Bonjol).
Untuk kategori juara, posisi ketiga ditempati oleh tim dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) – Tim Dewi Sartika. Posisi kedua diraih oleh Universitas Tanjungpura – Tim RA. Kartini, sedangkan gelar juara pertama dengan gemilang berhasil dibawa pulang oleh Universitas Tanjungpura – Tim Imam Bonjol.
Keberhasilan para pemenang ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan hukum di Kalimantan Barat terus menunjukkan tren positif dan mampu bersaing. Selain memperebutkan piala dan penghargaan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi dan pertukaran ilmu antar kampus, sehingga tercipta jaringan intelektual yang kuat.
Di akhir acara, panitia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan seluruh pihak, mulai dari sponsor, juri, hingga peserta yang telah menjaga sportivitas. Melalui Lomba Debat Hukum ke-XVI ini, diharapkan dapat melahirkan kesadaran baru bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap supremasi hukum dan berani menjadi pelopor perubahan demi terwujudnya keadilan yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat. (TR)
Penulis: Tim IT PONTER
Editor: Tim IT PONTER








