PONTIANAKTEREK.COM, PONTIANAK – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengumumkan peningkatan signifikan program perumahan rakyat di Provinsi Kalimantan Barat pada hari ini, Kamis (5/3). Langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk memperluas akses hunian layak bagi masyarakat, khususnya golongan berpenghasilan rendah.

Dalam pengumuman yang disampaikan di Pontianak, Kementerian PKP menyatakan bahwa pada tahun 2026, pihaknya menyiapkan 13.800 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Jumlah ini meningkat sebanyak 3.096 unit dibandingkan dengan alokasi tahun 2025. Selain itu, tersedia juga 22.000 unit rumah subsidi yang mengalami kenaikan besar dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 8.957 unit.

Pemerintah pusat meminta dukungan penuh dari seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Barat untuk segera melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan. Salah satu tuntutan utama adalah penyerahan data BSPS berbasis DTSEN melalui aplikasi Sibaru. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk menjalankan kebijakan Pembebasan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta kebijakan PBC secara gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami ingin bergerak cepat. Dalam tiga hari ke depan, kebijakan pro-rakyat ini harus sudah berjalan di seluruh daerah di Kalimantan Barat,” tegas Maruarar.

Apresiasi juga disampaikan kepada lembaga keuangan yang telah berperan aktif dalam mendukung pembiayaan program perumahan rakyat. Bank Rakyat Indonesia (BRI), PNM Mekaar, BP Tapera, SMF, dan seluruh mitra keuangan lainnya dipuji atas kontribusi mereka dalam pembiayaan mikro dan perumahan. Dari total sekitar Rp5 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan yang disalurkan, sebanyak 55% di antaranya disalurkan oleh BRI.

Bagi Kementerian PUPR, BSPS dan rumah subsidi bukan sekadar bangunan fisik yang memberikan atap dan dinding bagi masyarakat. Lebih dari itu, program ini dianggap sebagai simbol penggerak ekonomi rakyat dan wujud semangat gotong royong dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera. (TR)

Penulis: Tim IT PONTER

Editor: Tim IT PONTER

Iklan