PONTIANAKTEREK.COM, Pontianak – Hari pertama Idulfitri menjadi lebih spesial di Kalbar! Gubernur Ria Norsan menghidupkan kembali tradisi Makan Saprahan di Pendopo Gubernur Kalbar, sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan budaya khas Melayu saat momen perayaan kemenangan.

Suasana Lebaran benar-benar terasa hangat nih! Pak Gubernur pun langsung membaur sama masyarakat tanpa ada sekat sama sekali. Bareng tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga jajaran pemerintah, beliau duduk bersila dan menikmati berbagai hidangan yang disajikan dalam satu hamparan seprah – ini jadi simbol kebersamaan yang sangat kuat lho.

Tradisi Saprahan sendiri punya nilai kesetaraan dan adab yang sangat dalam. Pesannya jelas banget: Idulfitri bukan cuma tentang merayakan aja, tapi juga jadi momen buat mempererat silaturahmi dan memperkuat harmoni sosial di Kalimantan Barat.

“Pelestarian budaya kayak Saprahan ini penting banget buat membangun karakter masyarakat kita,” tegas Ria Norsan. Beliau juga berharap nilai kebersamaan dan gotong royong yang ada di dalam tradisi ini bisa terus hidup dan jadi kekuatan buat pembangunan daerah.

Nah, seru kan melihat tradisi lokal yang tetap dijaga dan diperkuat kayak gini? Kamu pernah ikutan acara budaya khas daerahmu sendiri saat hari raya ga? (TRI)

Penulis: Tim IT PONTER

Editor: Tim IT PONTER

Iklan