PONTIANAKTEREK.COM, USA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah foto yang diklaim sebagai Presiden Venezuela Nicolás Maduro yang ditangkap di atas kapal serbu amfibi USS Iwo Jima, beberapa menit sebelum konferensi pers dari resornya di Mar-a-Lago, Florida, di mana ia mengumumkan kebijakan “pengendalian” AS terhadap Venezuela.

Foto yang dibagikan Trump menampilkan seorang pria dalam kaus abu-abu dan celana olahraga, mata tertutup, tangan diborgol, dengan sebotol air di tangan kanannya. Dalam keterangannya, Trump menuliskan “Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima”—kapal yang telah berpatroli di Karibia selama beberapa minggu dan pernah mengangkut korban selamat dari serangan kapal AS pada Oktober lalu.

Dalam wawancara dengan program Fox and Friends, Trump menyatakan bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diangkut dari Caracas dengan helikopter ke kapal tersebut, menambahkan komentar “penerbangan yang menyenangkan” dan menuduh pasangan itu telah “membunuh banyak orang”. Keduanya diperkirakan akan menghadapi dakwaan di New York terkait terorisme narkoba dan konspirasi impor kokain.

Pengungkapan foto itu muncul beberapa jam setelah mantan Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menuntut bukti keberadaan Maduro dan istrinya yang masih hidup. Trump juga mengklaim bahwa dirinya dan anggota kabinet senior, antara lain Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, menyaksikan penggerebekan secara langsung melalui rekaman video, dan memposting foto tambahan yang diklaim menunjukkan momen tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa informasi ini berdasarkan pernyataan dan foto yang disebarkan oleh Trump; belum ada konfirmasi resmi dari lembaga independen terkait keaslian foto atau rincian lengkap operasi penangkapan. (Dyg)

Iklan