PONTIANAKTEREK.COM, Melawi – Syaparden (43), warga Desa Lengkong, Kecamatan Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar), yang sempat dilaporkan hilang akibat diduga tenggelam di Sungai Melawi, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Pemberitaan ini disampaikan Kepala Badan SAR Kota Pontianak, I Made Junetra, pada hari Selasa (6/1/2026).
Menurut I Made Junetra, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Penemuan ini berawal dari informasi warga yang melihat ada mayat terapung di aliran Sungai Melawi, yang kemudian mendorong tim untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Sebelumnya, Syaparden dilaporkan hilang pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, dan pencarian terus dilakukan secara intensif oleh gabungan tim SAR dari berbagai instansi.
Selama proses pencarian dan evakuasi, tim menghadapi sejumlah kendala. Pertama, keterbatasan sinyal komunikasi yang menyebabkan koordinasi antar tim menjadi kurang optimal. Kedua, kondisi arus sungai yang cukup deras yang menyulitkan aktivitas penyisiran dan pengangkutan jenazah. Meskipun demikian, tim berhasil mengatasi kendala tersebut dan melakukan evakuasi jenazah menggunakan perahu karet ke lokasi yang lebih aman untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga dan pihak berwenang.
Dengan mengusung insiden ini, Kepala SAR Pontianak mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kesadaran akan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai. “Himbauan kami, selalu gunakan alat keselamatan yang sesuai dan hindari beraktivitas sendirian di sungai, terutama pada kondisi arus yang tidak menentu,” ujarnya.
Jenazah Syaparden telah melalui proses identifikasi awal dan saat ini dalam pengawasan keluarga untuk dilakukan proses pemakaman sesuai dengan adat dan keyakinan. Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya insiden tenggelam ini. (Dyg)








