Ribuan Warga Padati Sungai Jawi, Lomba Mancing HUT Bank Kalbar Jadi Wadah Persatuan dan Kepedulian Lingkungan

PONTIANAKTEREK.COM, Pontianak – Sepanjang tepian Sungai Jawi berubah menjadi pusat keramaian yang penuh sukacita pada pagi hari Minggu (10/5/2026). Ribuan warga yang berasal dari berbagai latar belakang dan kelompok masyarakat berbondong-bondong memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan lomba memancing yang diselenggarakan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-62 Bank Kalbar. Acara ini bukan sekadar ajang pertandingan untuk mendapatkan tangkapan ikan, mengingat panitia telah menyiapkan sekitar tiga ton ikan lele yang dilepaskan khusus untuk kegiatan ini, namun juga menjadi ruang pertemuan yang menciptakan suasana persaudaraan yang sangat akrab dan hangat di antara seluruh pihak yang hadir.
Terlihat jelas suasana kebersamaan yang begitu kuat terjalin di lokasi kegiatan. Warga biasa berbaur dengan para pedagang kecil yang membuka lapak dagangan di sekitar tempat acara, anggota berbagai komunitas yang ada di kota ini, hingga para pejabat dan staf pemerintah daerah. Tidak ada jarak atau sekat yang memisahkan satu sama lain, semua hadir dan berinteraksi layaknya satu keluarga besar. Hal inilah yang menjadikan kegiatan ini memiliki nilai lebih, bukan hanya sebagai hiburan semata, melainkan wadah strategis untuk mempererat ikatan persaudaraan, kerja sama, serta saling pengertian antarwarga maupun antarlembaga yang beroperasi di wilayah Pontianak.
Kehadiran Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, turut menambah semarak dan makna acara tersebut. Ia tidak hanya hadir untuk membuka atau menyampaikan sambutan semata, melainkan ikut duduk di tepi sungai, memegang tali pancing, dan berusaha mendapatkan tangkapan bersama warga lain. Langkah ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi dari seluruh hadirin, yang menganggapnya sebagai bukti nyata perhatian serta kedekatan pemimpin dengan rakyatnya, sekaligus menegaskan bahwa pemerintah senantiasa hadir dan mendampingi masyarakat dalam setiap momen kebahagiaan.
Dalam kesempatan itu, Edi menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini mengandung makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar sarana melepas lelah atau bersenang-senang. Menurutnya, momen pertemuan massa dalam suasana santai namun tertib merupakan cara paling efektif untuk menumbuhkan dan memperkuat rasa persatuan, kesatuan, serta rasa memiliki yang sama terhadap kota tempat tinggal bersama. Di samping itu, momen ini juga dimanfaatkannya untuk menyampaikan pesan penting yang berkaitan dengan kelangsungan lingkungan hidup, khususnya menjaga kebersihan dan kelestarian seluruh aliran air yang ada di kawasan perkotaan.
“Insyaallah ke depannya, seluruh parit, sungai, dan saluran air yang ada di kota ini akan senantiasa terpelihara kebersihan dan kelestariannya. Hal ini tentu tidak bisa hanya diserahkan kepada satu pihak saja, namun akan kami wujudkan melalui kerja sama dan kolaborasi yang kokoh antara pemerintah serta seluruh lapisan masyarakat. Ingatlah bahwa seluruh fasilitas dan lingkungan ini adalah milik kita bersama, maka menjaganya juga merupakan kewajiban dan tanggung jawab kita bersama pula,” tegas Edi di sela-sela kesibukan dan keramaian acara.
Pemandangan yang terhampar di sepanjang tepian sungai pada pagi itu menyampaikan satu pesan sederhana namun sangat berharga: wajah sebuah kota akan terasa hidup, nyaman, dan indah apabila warganya mampu hidup berdampingan, saling berinteraksi, berkumpul dalam suasana gembira, serta saling berbagi kebahagiaan tanpa memandang perbedaan apa pun. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh sekaligus tonggak awal bagi penyelenggaraan berbagai acara serupa di masa mendatang, yang tidak hanya berfokus pada kesenangan semata, namun juga mengandung nilai persatuan serta membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan sekitar. (TR)
Penulis: TR
Editor: TN







