PONTIANAKTEREK.COM, SEKADAU – Helikopter jenis Airbus Helicopter H130 dengan nomor registrasi PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak akhirnya ditemukan dalam kondisi jatuh. Lokasi kecelakaan udara tersebut ditemukan di kawasan perbukitan wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, tim pencarian dan pertolongan berhasil menemukan titik lokasi puing-puing pesawat sekitar pukul 16.00 WIB. Penemuan ini menjadi titik terang setelah tim gabungan melakukan pencarian intensif sejak helikopter tersebut dilaporkan tidak dapat dihubungi pada pagi hari.

Kondisi lokasi jatuhnya helikopter diketahui berada di area yang cukup sulit dijangkau. Medan yang berupa perbukitan terjal serta ditutupi hutan lebat menjadi tantangan utama bagi tim yang bertugas. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya keras menembus akses menuju titik lokasi untuk segera melakukan proses evakuasi terhadap para korban.

Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan berbagai instansi terkait yang dikerahkan sejak pagi tadi. Tim gabungan tersebut terdiri dari Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI Angkatan Udara dan Darat, Polres Sekadau, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sekadau, serta sejumlah relawan. Mereka melakukan penyisiran secara menyeluruh di sejumlah titik yang dicurigai sebagai jalur terakhir atau lokasi kemungkinan jatuhnya pesawat.

Berdasarkan data yang diperoleh, helikopter tersebut membawa total delapan orang di dalamnya. Rinciannya terdiri dari dua awak pesawat, yaitu pilot dan co-pilot, serta enam orang penumpang. Diketahui bahwa para penumpang tersebut merupakan jajaran manajemen dari perusahaan perkebunan yang sedang melakukan perjalanan dinas.

Salah seorang anggota tim pencarian yang bertugas di lapangan mengonfirmasi kondisi terkini kepada awak media. “Kami sedang proses evakuasi bang, medannya cukup berat,” ungkap sumber tersebut singkat, menggambarkan kesulitan yang dihadapi tim saat ini.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum dapat memberikan keterangan resmi mengenai kondisi para korban, apakah masih ada yang selamat atau tidak. Fokus utama saat ini masih tertuju pada upaya maksimal untuk mencapai lokasi kecelakaan, melakukan evakuasi, serta pengamanan area kejadian agar proses penanganan dapat berjalan lancar.

Tim di lapangan menyampaikan harapan agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dengan segera, meskipun tantangan medan alam yang ekstrem menjadi penghambat utama kecepatan penanganan. Proses identifikasi dan verifikasi kondisi korban baru akan dilakukan setelah seluruh penumpang dan awak pesawat berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Pihak kepolisian dan otoritas penerbangan menyatakan bahwa perkembangan lebih lanjut terkait jumlah korban, identitas, serta penyebab pasti kecelakaan akan segera diperbarui seiring dengan berjalannya proses penyelidikan dan evakuasi di lapangan. Masyarakat diminta untuk menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap musibah ini. (TR)

Penulis: Tim IT PONTER

Editor: Tim IT PONTER

Iklan