PONTIANAKTEREK.COM, Mempawah – Sebuah aksi pencurian terjadi di kawasan Simpang Dandang, Desa Kecurit, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, pada Rabu siang, 7 Mei 2026, sekitar pukul 12.55 WIB. Seorang pria diduga nekat mengambil sebuah handphone milik penjaga toko dengan memanfaatkan situasi saat korban sedang lengah melayani transaksi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi kejadian berada di sebuah toko kelontong yang merupakan usaha milik keluarga. Pada saat peristiwa itu terjadi, toko sedang dijaga oleh seorang wanita yang merupakan kerabat dari pemilik toko.

Aksi pencurian tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam toko. Dari rekaman video yang beredar, terlihat modus operandi yang dilakukan pelaku. Seorang pria datang memasuki toko dan berpura-pura menjadi calon pembeli. Ia terlihat berinteraksi dengan penjaga toko seolah-olah ingin membeli barang tertentu, sehingga membuat penjaga toko tidak merasa curiga dan fokus melayani permintaan pelaku.

Saat penjaga toko memalingkan wajah dan berbalik badan untuk mengambilkan barang yang diminta, pelaku tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Dengan gerakan cepat dan sigap, tangan pelaku langsung meraih sebuah handphone yang diletakkan di atas meja kasir atau meja pelayanan.

Setelah berhasil menyembunyikan atau menguasai barang curian tersebut, pelaku diketahui langsung meninggalkan lokasi kejadian tanpa melakukan pembayaran apapun. Penjaga toko baru menyadari kehilangan tersebut setelah selesai melayani dan menyadari bahwa handphone miliknya sudah tidak berada di tempat semula.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi maupun laporan tertulis yang diterima dari pihak kepolisian terkait proses hukum yang akan diambil oleh pihak korban. Namun, adanya bukti rekaman CCTV yang merekam seluruh tahapan aksi pelaku, mulai dari kedatangan hingga saat mengambil barang, diharapkan dapat menjadi petunjuk yang kuat bagi aparat penegak hukum untuk melacak identitas dan keberadaan pelaku agar dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat dan peringatan keras bagi para pemilik usaha, pedagang, maupun penjaga toko lainnya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat sedang sibuk melayani banyak orang atau saat berhadapan dengan orang asing, disarankan untuk selalu menjaga barang-barang berharga agar tidak mudah diakses dan menjadi incaran tindak kriminalitas. (TR)

Penulis: TR

Editor: TN

Iklan