PONTIANAKTEREK.COM, Kubu Raya – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk kontainer terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan, Kalimantan Barat, Minggu (3/5/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.39 WIB di kawasan dekat SPBU Terentang, sebelum Pak Mayam atau tanjakan Gereja Kecik, pada jalur Simpang Ampar menuju Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari sejumlah sumber di lapangan, kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan berat yang datang dari arah berlawanan. Kedua truk mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kabin setelah bertabrakan di lokasi kejadian.

Insiden diduga berawal ketika sebuah mobil minibus jenis Avanza mencoba mendahului truk kontainer yang melaju di jalur tersebut. Truk kontainer itu disebut dikemudikan oleh seorang sopir bernama Jilan dari PT BTC.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang truk trailer yang dikemudikan oleh Saiman dari pihak Transformer. Kondisi jalan yang dilalui kendaraan berat tersebut membuat situasi lalu lintas menjadi terbatas ketika manuver mendahului dilakukan.

Melihat adanya kendaraan dari arah berlawanan, sopir truk trailer berupaya melakukan pengereman untuk menghindari benturan. Namun, kendaraan berat tersebut diduga mengalami kondisi jackknife, yakni keadaan ketika bagian gandengan atau trailer melipat dan tidak lagi sejajar dengan kepala truk.

Akibat kondisi itu, truk trailer melebar hingga masuk ke jalur kanan. Dalam waktu singkat, dua truk kontainer yang berada di lokasi tidak dapat menghindar dan akhirnya terlibat tabrakan.

Benturan tersebut menyebabkan bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Meski demikian, berdasarkan informasi sementara, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kecelakaan tersebut sempat menarik perhatian pengendara yang melintas. Sejumlah warga dan pengguna jalan terlihat berada di sekitar lokasi untuk melihat kondisi kendaraan yang ringsek di badan jalan.

Peristiwa ini juga menyebabkan arus lalu lintas di ruas Trans Kalimantan mengalami gangguan. Kendaraan dari dua arah harus melaju perlahan karena sebagian badan jalan terhalang kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Kemacetan panjang dilaporkan terjadi di sekitar lokasi, terutama pada jalur yang menghubungkan kawasan Simpang Ampar menuju Ambawang. Pengguna jalan yang melintas diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas atau warga yang membantu mengatur arus lalu lintas.

Hingga berita ini disusun, proses penanganan kendaraan yang terlibat kecelakaan masih menjadi perhatian di lokasi. Belum ada keterangan resmi mengenai total kerugian materiil akibat kejadian tersebut.

Pihak berwenang diharapkan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan manuver minibus, kondisi jalan, kecepatan kendaraan, serta faktor teknis pada truk trailer.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di jalur lintas yang banyak dilalui kendaraan besar. Pengendara kendaraan kecil diimbau tidak memaksakan diri mendahului apabila jarak pandang, ruang jalan, dan kondisi lalu lintas tidak memungkinkan.

Sementara itu, pengemudi kendaraan berat juga diminta menjaga jarak aman, memperhatikan beban kendaraan, serta memastikan sistem pengereman dalam kondisi baik sebelum melintas di jalur utama. Langkah kehati-hatian dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi di ruas Trans Kalimantan. (TR)

Penulis: TR

Editor: TN

Iklan